Krisis ekonomi yang sedang melanda dunia saat ini bermula dari negeri Paman Sam. Seperti negara lainnya, para pekerja berpenghasilan rendah yang paling terkena dampak, tdk terkecuali para keluarga pekerja di AS berpendapatan rendah menggantungkan hidup mereka pada kupon makan berbentuk kartu debet senilai US$5,87 atau sekitar Rp. 50.000 perhari
Seperti pengalaman Ismail Ahmad, Kepala Departemen Pelayanan Manusia di Negara Bagian Michigan, " ini hari kedua saya hidup dengan US$5,87 per hari. Saya sudah menghitung akan kehabisan roti hari ini.
Kupon makan ini bukan program baru. Proyek pemerintah federal ini pertama kali diluncurkan pada 1943 untuk mengatasi krisis ekonomi yg melanda AS pada era 1930-an. Saat ini pemerintah mengucurkan dana US$30 milyar untuk proyek itu.
Deptan AS yg mendistribusikan kupon itu memperkirakan jumlah penerima akan bertambah seiring fgn resesi skrg ini.
Pada Juli lalu, 29,85 juta dari sekitar 305,4 juta penduduk AS telah bergantung pada kupon itu. Ini angka tertinggi sejak 3 thn lalu ketika badai katrina melanda negara itu yg mengakibatkan sekitar 4 jt org mengungsi.
Angka 29,85 jt belu termasuk calon-calon penerima baru yg menjadi korban krisis sejak september ketika sejumlah lembaga keuangan bangkrut, bursa anjlok, kredit perumahan macet dan terjadi pemecatan massal.
Data dari Biro Sensus AS juga menyatakan lebih dari 37 jt rakyat AS hidup di bawah garis kemiskinan dengan pendapatan perkapita US$21 ribu dari batas US$41 ribu.
karena itulah, Obama capres dari partai demokrat berencana meluncurkan program bantuan bagi keluarga miskin senilai US$150 miliar jika menang dalam pemilihan 4 November.
Kalo rakyat AS saja banyak yg jatuh miskin krn krisis ini, bagaimana dengan rakyat di Indonesia? kena dampaknya kah...? Apa sudah seburuk itu, krisis ekonomi yg melanda AS...?
Bagaimana kehidupan para migran kita disana? Mudah2an tidak terkena dampaknya