|
|
|
|
RonJovi
()
|
|
||||||||||||
|
Informasi pribadi
Nama lengkap Frank James Lampard Jr.
Tanggal lahir 20 Juni 1978 (umur 29)
Tempat lahir Romford, Inggris
Panggilan akrab Lamps
Informasi klub
Klub sekarang Chelsea
Nomor punggung 8 (klub/timnas)
Posisi Gelandang serang
Klub remaja
1994-1995 West Ham United
Klub profesional*
1994-2001 West Ham United 148 (24)
1995-1996 Swansea City 9 (1)
2001-... Chelsea 227 (64)
Tim nasional**
1997-2000 Timnas Inggris U-21 16 (8)
1998 Timnas Inggris B 1 (0)
1999-... Timnas Inggris 56 (13)
* Jumlah penampilan klub profesional dan gol dihitung hanya untuk liga domestik dan benar pada 19 Agustus 2007.
** Jumlah penampilan dalam tim nasional dan gol benar pada 19 Agustus 2007.
Frank James Lampard Jr., (lahir di Romford, 20 Juni 1978) adalah seorang pesepakbola Inggris yang bermain bersama Chelsea setelah sebelumnya bergabung dengan West Ham United dan Swansea City. Lampard adalah gelandang serang yang dikenal karena tendangan jauhnya yang keras dan keterampilannya menghasilkan gol dari daerah tengah lapangan. Lampard lahir di Romford, Havering, Inggris. Ia adalah putra dari Frank Lampard Sr. yang juga mantan pesepakbola Inggris dan pernah memenangkan Piala FA sebanyak dua kali selama bergabung dengan West Ham United. Silsilah keluarganya juga tersambung dengan keluarga pesepakbola terkenal lainnya, yaitu keluarga Redknapp.
Sebagai pemain senior dalam Timnas Inggris, Lampard dikenal sebagai salah satu pesepakbola terbaik di Inggris dalam tiga tahun terakhir. Ia telah memenangkan Liga Premiership sebanyak dua kali (dengan Chelsea musim 2004-2005 dan 2005-2006), dua kali memenangkan Piala Liga (dengan Chelsea tahun 2005 dan 2007), sekali memenangkan FA Community Shield (dengan Chelsea tahun 2005), sekali memenangkan Piala Intertoto UEFA (dengan West Ham United tahun 1999), dan sekali meraih Piala FA (dengan Chelsea tahun 2007).
Pada November 2005, ia menjadi pemenang kedua dalam ajang penghargaan Pesepakbola Eropa Tahun Ini setelah gelandang asal Brazil, Ronaldinho. Sebulan kemudian ia kembali menduduki peringkat kedua, sekali lagi di bawah Ronaldinho, dalam ajang penghargaan Pemain Dunia FIFA Tahun 2005. Ia juga berhasil meraih penghargaan Pesepakbola FWA 2005.
Karir Klub
West Ham United
Lampard bergabung dengan West Ham United, tempat di mana ayahnya bekerja sebagai asisten pelatih, pada bulan Juli 1994 sebagai bagian dari pemain muda. Ia baru menandatangani kontraknya sebagai pemain sepak bola secara resmi pada tanggal 1 Juli 1995.
Pada bulan Oktober 1995, ia disewakan kepada tim divisi dua, Swansea City. Debut liganya dengan Swansea City pada tanggal 7 Oktober 1995 pada sebuah pertandingan melawan Bradford City diselesaikannya dengan baik, saat itu Swansea menang 2-0. Ia tampil membela Swansea sebanyak sembilan kali pertandingan liga, dua kali pertandingan kompetisi perebutan piala, dan sekali mencetak gol. Penampilan pertamanya dalam sepak bola profesional adalah saat melawan Brighton and Hove Albion sebelum kembali ke West Ham pada bulan Januari 1996.
Debut Lampard bersama West Ham United adalah pada tanggal 31 Januari 1996 saat bertanding melawan Coventry City FC, tetapi ia tidak dimasukkan ke dalam tim reguler pada musim itu. Setahun kemudian, ia mengalami cedera patah tulang kaki kanan dalam sebuah pertandingan melawan Aston Villa pada tanggal 15 Maret 1997 yang membuatnya harus beristirahat beberapa lama.
Gol pertama Lampard untuk West Ham United tercetak pada musim 1997-1998 pada pertandingan tandang melawan Barnsley. Musim 1998-1999 merupakan salah satu musim terbaik bagi Lampard. Ia dimasukkan ke dalam tim reguler West Ham dan bermain sepanjang musim hingga tim yang dibelanya berhasil meraih peringkat kesembilan kala itu.
Kemampuan Lampard sebagai seorang pesepakbola dapat disejajarkan dengan rekan setimnya kala itu, seperti Joe Cole, Michael Carrick, dan Rio Ferdinand. Akan tetapi, setelah Ferdinand yang notabene adalah teman baik Lampard dijual ke Leeds United pada musim 2000-2001, apalagi juga dibarengi dengan mundurnya ayah dan pamannya dari West Ham, maka Lampard pun akhirnya juga memutuskan untuk hengkang dari West Ham. Lampard memilih untuk tetap bertahan di London dengan bergabung bersama Chelsea, menolak tawaran yang diajukan oleh Aston Villa dan Leeds United.
Chelsea
2001-2002, 2002-2003
Lampard bergabung dengan Chelsea pada tanggal 15 Mei 2001 dengan nilai kontrak sebesar £11 juta, salah satu kontrak pertama yang dibuat oleh Claudio Ranieri, manajer Chelsea kala itu. Penampilan Lampard di Stamford Bridge cenderung lambat, tetapi seringkali mengejutkan. Saat menjalani musim ketiganya bersama Chelsea, bersamaan dengan kedatangan Roman Abramovich, ia berhasil menjadikan dirinya sebagai salah satu gelandang terbaik di Eropa.Debut Lampard membela Chelsea adalah pada pertandingan pra-musim melawan Leyton Orient pada tanggal 26 Juli 2001 dan mencetak gol pertamanya pada pertandingan pra-musim lain melawan Nortdampton Town, yang berhasil dimenangkan oleh Chelsea dengan skor telak 7-1, pada tanggal 1 Agustus 2001. Debutnya dalam Liga Premiership adalah pada tanggal 19 Agustus 2001 saat Chelsea ditahan imbang Newcastle United 1-1. Pada musim pertamanya bergabung bersama Chelsea, ia hanya sekali tidak ikut bertanding dan berhasil mencetak tujuh gol di semua kompetisi.
Pada musim 2002-2003 bersama Chelsea, Lampard bermain penuh di semua pertandingan. Ia mencetak delapan gol di setiap kompetisi hingga Chelsea berhasil menduduki posisi keempat dalam Liga Premiership. Lampard pun akhirnya mempunyai kesempatan untuk bermain dalam Liga Champion UEFA untuk pertama kali dalam sejarah karirnya.
2003-2004
Lampard mengawali musim 2003-2004 dengan mengesankan, ia terpilih menjadi Pemain Barclays Bulan Ini pada bulan September 2003 dan Pemain Pilihan Penggemar PFA sebulan kemudian. Chelsea berhasil mencapai semifinal Liga Champion sebelum akhirnya dikalahkan oleh AS Monaco, di mana Lampard mencetak empat gol dalam empat belas pertandingan. Chelsea juga berhasil menduduki peringkat kedua pada Liga Premiership di bawah Arsenal musim itu, prestasi terbaik sejak 1955.
2004-2005
Musim 2004-2005 merupakan musim tersukses dalam sejarah Chelsea, dan Lampard ikut andil di dalamnya. Ia bermain di seluruh pertandingan dalam Liga Premiership dan berhasil mencetak 13 gol (dari 19 gol yang berhasil dicetaknya selama musim itu). Ia bermain luar biasa sebagai seorang gelandang dengan membantu Chelsea meraih juara Liga Premiership kembali setelah puasa selama setengah abad dengan selisih 12 poin dari peringkat kedua. Adapun empat gol yang lain berhasil ia cetak dalam Liga Champion, sisanya ia cetak dalam Piala Liga. Ia mengakhiri musim itu dengan gemilang, yaitu dengan memenangkan penghargaan Pesepakbola FWA 2005.
2005-2006
Lampard bermain lebih baik dengan berhasil mencetak 16 gol dalam Liga Premiership musim 2005-2006, 2 gol dalam lima pertandingan Liga Champion, dan 2 yang lain dalam pertandingan perebutan piala domestik. Total ia berhasil mencetak 20 gol di musim itu. Prestasinya semakin lama semakin mengesankan, dan pada bulan Oktober 2005 setelah melakoni sebuah pertandingan dalam Liga Premiership melawan Blackburn Rovers di Stamford Bridge, manajer José Mourinho memberinya penghargaan sebagai “pemain terbaik di dunia”.
Pada bulan September 2005, Lampard terpilih menjadi anggota FIFPro World XI. Tim tersebut dipilih menurut jajak pendapat dari para pesepakbola profesional di 40 negara. Pada musim dingin 2005, ia terpilih sebagai pemenang kedua dalam dua penghargaan, keduanya di bawah Ronaldinho, masing-masing dalam ajang penghargaan Pesepakbola Eropa Tahun Ini dan dalam ajang penghargaan Pemain Dunia FIFA Tahun 2005.
2006-2007
Lampard telah mencetak 89 gol untuk Chelsea hingga 31 Maret 2007, membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak di klubnya dan termasuk dalam 10 besar secara keseluruhan. Ia juga menjadi gelandang yang paling produktif dalam mencetak gol sepanjang sejarah Chelsea setelah berhasil melampaui rekor yang pernah dibuat oleh Dennis Wise, yaitu 76 gol, pada tanggal 17 Desember 2006. Ia mencetak hat-trick pertamanya untuk Chelsea dalam tiga besar Piala FA melawan Macclesfield Town pada tanggal 6 Januari 2007.
Pada sebuah wawancara yang dilakukan setelah berhasil meraih Piala FA, Lampard mengatakan bahwa ia tidak akan 'selamanya bertahan' di Chelsea. Sejak saat itulah, ia mulai dirumorkan akan bergabung dengan Juventus, tempat pelatih lamanya, Claudio Rnieri. Ia juga dirumorkan telah dibeli oleh Real Madrid senilai 25 juta Poundsterling. Rumor-rumor tersebut semakin kuat saat agen Lampard menyatakan bahwa Lampard belum menandatangani nota perpanjangan kontrak dengan Chelsea.
2007-2008
Lampard berhasil mencetak empat gol dalam pertandingan-pertandingan awal Liga Premiership musim ini. Hal itu membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak untuk sementara dalam turnamen ini. Pengabdiannya pada Timnas Inggris ia wujudkan dengan mencetak gol pada pertandingan melawan Jerman di Stadion Wembley awal Agustus 2007.
Karir Internasional
Pada masa awal karirnya, Lampard telah diawasi oleh Peter Taylor, pelatih Timnas Inggris U-21 kala itu, dan pada akhirnya menunjuknya sebagai bagian dari tim. Debut U-21 Lampard adalah pada tanggal 13 November 1997, pada pertandingan melawan Yunani. Ia menjadi kapten Timnas Inggris U-21 pada Europe Champions U-21 tahun 2000. Penampilan terakhirnya membela timnas U-21 adalah pada bulan Juni 2000 pada sebuah pertandingan tandang melawan Slovakia. Lampard mencetak sembilan gol selama bergabung dengan tim U-21 yang hanya diungguli oleh Alan Shearer dan Francis Jeffers (keduanya mencetak 13 gol).
Penampilan pertama Lampard membela tim senior Inggris adalah pada tanggal 10 Oktober 1999 saat melawan Belgia di Sunderland dalam sebuah pertandingan persahabatan. Ia bermain selama 76 menit dalam pertandingan yang dimenangkan Inggris dengan skor 2-1 tersebut. Ia kemudian digantikan oleh rekan setimnya, Dennis Wise. Sayangnya, ia tidak terpilih dalam daftar skuad 23 pemain yang membela Inggris dalam ajang Euro 2000, tidak juga dalam babak final Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Lampard mencetak gol pertamanya untuk Timnas Inggris pada tanggal 20 Agustus 2003 dalam sebuah pertandingan persahabatan melawan Kroasia yang dimenangkan Inggris dengan skor 3-1.
Ia dimasukkan dalam skuad yang diterjunkan dalam Euro 2004 di Portugal. Inggris berhasil mencapai perempat final, juga berkat usaha yang dilakukan Lampard. Ia mencetak tiga gol dalam empat pertandingan. Dengan pensiunnya Paul Scholes dari dunia persepakbolaan internasional, Lampard akhirnya dimasukkan ke dalam skuad bentukan Sven-Göran Eriksson, mencetak lima gol saat membela Inggris dalam babak penyisihan Piala Dunia 2006, dan memakai kaus bernomor 8 yang sebelumnya dikenakan oleh Scholes.Pada Piala Dunia 2006, permainan Lampard dianggap kurang memuaskan sehingga banyak menuai kritikan dari kalangan media Inggris. Ia menembakkan 24 tendangan ke gawang dalam turnamen itu, 10 diantaranya melenceng, dan tidak ada satu pun yang berhasil menjebol gawang. Pelatih Timnas Inggris, Sven-Göran Eriksson, membelanya dengan mengatakan,”Dia bekerja tanpa kenal lelah untuk kemenangan kita. Tendangannya lebih akurat dari pemain mana pun di kompetisi ini, tentunya itu luar biasa bagi kami. Saya tidak mau mengkritiknya, apa pun masalahnya.”Lampard bermain penuh dalam lima pertandingan membela Inggris pada Piala Dunia 2006. Ia adalah salah satu dari tiga pemain Inggris selain Steven Gerrard dan Jamie Carragher (keduanya dari Liverpol FC), yang tendangan penalti mereka berhasil ditepis oleh kiper Portugal, Ricardo Pereira, saat adu penalti melawan Portugal dalam perempat final Piala Dunia> tanggal 1 Juli 2006.
Lampard berasal dari keluarga pemain sepak bola legendaris. Selain dari ayahnya, pamannya yang bernama Harry Redknapp juga salah satu mantan pemain West Ham United. Sekarang ia melatih salah satu klub yang termasuk dalam Liga Premiership, yaitu Portsmoutd. Ibunya bernama Pat.Sepupu Lampard, Jamie Redknapp, pernah bermain membela Soutdampton FC, Tottenham Hotspur, Liverpool FC, dan AFC Bournemoutd sebelum akhirnya pensiun pada tahun 2005 karena sering mengalami cedera.Lampard jatuh cinta kepada seorang model Spanyol bernama Elen Rives yang telah memberinya seorang bayi perempuan bernama Luna Coco Patricia Lampard yang lahir pada tanggal 22 Agustus 2005. Ia juga mempelajari bahasa Spanyol, yang menyebabkan timbulnya desas-desus bahwa ia akan pindah ke LaLiga hingga ia membantahnya dan mengemukakan alasan bahwa itu dilakukannya hanya untuk kepentingan keluarga karena istrinya adalah orang Spanyol. Selain itu, ia juga ingin putrinya kelak dapat menguasai dua bahasa.
Pada bulan Juli 2006, koran The Sun menerbitkan cukilan buku otobiografinya yang berjudul Totally Frank secara berseri. Buku itu mengupas rahasia hidup pribadi dan reaksinya saat penampilannya dalam ajang Piala Dunia 2006 banyak dikritik oleh media.Lampard mempunyai dua mobil, yaitu Aston Martin DB9 dan Ferrari 612 Scaglietti. Ia juga mempunyai dua anjing, keduanya berjenis mastiff Perancis, bernama Daphne dan Rocco.
Penghargaan
Klub
Piala Intertoto UEFA (1998)
Piala FA (2007)
FA Community Shield (2005)
Piala Liga (2005, 2007)
Liga Premiership (2004-2005, 2005-2006)
Pribadi
Peringkat dua dalam Pemain Dunia FIFA Tahun 2005 (2005)
Pesepakbola FWA 2005 (2005)
Peringkat dua dalam Pesepakbola Eropa Tahun Ini (2005)
Tim FIFPro World XI (2005)
|
||||||||||||||
|
|
RonJovi
()
|
|
|
Name Period Goals Games
1 Bobby Tambling 1959-70 202 370 2 Kerry Dixon 1983-92 193 420 3 Roy Bentley 1948-56 150 367 4 Peter Osgood 1964-74 & 1978-79 150 380 5 Jimmy Greaves 1957-61 132 169 6 George Mills 1929-43 123 239 7 George Hilsdon 1906-12 107 164 8 Frank Lampard* 2001- 107 357 9 Barry Bridges 1958-66 93 205 10 Tommy Baldwin 1966-74 92 239 11 Jimmy Floyd Hasselbaink 2000-2004 87 177 12 Hughie Gallacher 1930-34 81 144 13 Bob Whittingham 1909-19 80 129 14 Gianfranco Zola 1996-2003 80 312 15 Eidur Gudjohnsen 2000-2006 78 263 16 Dennis Wise 1990-2001 76 445 17 Didier Drogba* 2004- 74 158 18 Ron Tindall 1953-61 69 174 19 John McNichol 1952-58 66 202 20 Clive Walker 1975-84 65 224 21 Dick Spence 1934-50 65 246 22 David Speedie 1982-87 64 205 23 John Hollins 1963-75 & 1983-84 64 592 24 Gordon Durie 1986-91 63 153 25 Andy Wilson 1923-31 62 253 |
||
|
|
RonJovi
()
|
|
||||||||||||
|
No Name Period Games Goals
1 Ron Harris 1961-1980 795 14 2 Peter Bonetti 1959-1979 729 0 3 John Hollins 1963-75 & 1983-84 592 64 4 Dennis Wise 1990-2001 445 76 5 Steve Clarke 1987-1998 421 10 6 Kerry Dixon 1983-1992 420 193 7 Eddie McCreadie 1962-1974 410 5 8 John Bumstead 1976-1991 409 44 9 Ken Armstrong 1946-1957 402 30 10 Peter Osgood 1964-74 & 1978-79 380 150 11 Charlie Cooke 1966-72 & 1974-78 373 30 12 George Smith 1921-1932 370 0 13 Bobby Tambling 1958-1970 370 202 14 Roy Bentley 1948-1956 367 150 15 John Harris 1945-1956 364 14 16 Harold Miller 1923-1939 363 44 17 Frank Lampard* 2001- 357 107 18 Frank Blunstone 1953-1964 347 54 19 Colin Pates 1979-1988 346 10 20 Marvin Hinton 1963-1976 344 4 21 Peter Houseman 1962-1975 343 39 22 John Terry* 1998- 334 31 23 Jack Harrow 1911-1926 333 5 24 Tommy Law 1925-1939 319 19 25 Gary Locke 1972-1982 317 4 26 Micky Droy 1970-1985 313 19 27 Graeme Le Saux 1987-1993 & 1997-2003 312 16 28 Gianfranco Zola 1996-2003 312 80 29 Jackie Crawford 1923-1934 308 27 30 Bobby McNeill 1914-1927 307 32 |
||||||||||||||
|
|
RonJovi
()
|
|
||||||||||||
|
Berikut ini adalah squad lengkap tim utama the blues, Chelsea FC musim 2008-09 setelah penutupan bursa transfer musim panas 1 September 2008
No 1 Name: Petr Cech Nationality: Czech Date of Birth: 20/05/1982 Height: 6' 5" (196cm) Weight: 14st 2lbs (90.0kg) Previous Clubs: Sparta Prague, Stade Rennais Position: Goalkeeper No 2 Name: Branislav Ivanovic Nationality: Serbia and Montenegro Date of Birth: 22/02/1984 Height: 6' 0" (182cm) Weight: 12st 4lbs (78.0kg) Previous Clubs: Lokomotiv Mosc Position: Defender No 3 Name: Ashley Cole Nationality: English Date of Birth: 20/12/1980 Height: 5' 8" (172cm) Weight: 10st 8lbs (67.0kg) Previous Clubs: Crystal Palace (loan), Arsenal Position: Defender No 4 Name: Claude Makelele Nationality: French Date of Birth: 18/02/1973 Height: 5' 7" (170cm) Weight: 10st 6lbs (66.0kg) Previous Clubs: Real Madrid, Nantes, Celta Vigo, Marseille Position: Midfielder No 5 Name: Michael Essien Nationality: Ghanaian Date of Birth: 03/12/1982 Height: 5' 10" (178cm) Weight: 13st 3lbs (84.0kg) Previous Clubs: Lyon, Bastia Position: Midfielder No 6 Name: Ricardo Carvalho Nationality: Portuguese Date of Birth: 18/05/1978 Height: 6' 0" (183cm) Weight: 12st 0lbs (76.0kg) Previous Clubs: Porto Position: Defender No 8 Name: Frank Lampard Nationality: English Date of Birth: 20/06/1978 Height: 6' 0" (183cm) Weight: 14st 2lbs (90.0kg) Previous Clubs: West Ham Utd, Swansea City (loan) Position: Midfielder No 9 Name: Franco Di Santo Nationality: Argentina Position: Midfielder No 10 Name: Joe Cole Nationality: English Date of Birth: 08/11/1981 Height: 5' 9" (176cm) Weight: 11st 7lbs (73.0kg) Previous Clubs: West Ham Utd Position: Midfielder No 11 Name: Didier Drogba Nationality: Ivory Coast Date of Birth: 11/03/1978 Height: 6' 2" (189cm) Weight: 14st 5lbs (91.0kg) Previous Clubs: Marseille, Guingamp Position: Striker No 12 Name: John Mikel Obi Nationality: Nigerian Date of Birth: 22/04/1987 Height: 6' 0" (184cm) Weight: 13st 5lbs (85.0kg) Previous Clubs: Lyn Oslo Position: Midfielder No 13 Name: Michael Ballack Nationality: German Date of Birth: 26/09/1976 Height: 6' 2" (188cm) Weight: 13st 5lbs (85.0kg) Previous Clubs: Leverkusen, Bayern Munich, Kaiserslautern Position: Midfielder No 15 Name: Florent Malouda Nationality: French Date of Birth: 13/06/1980 Height: 5' 11" (181cm) Weight: 11st 7lbs (73.0kg) Previous Clubs: Lyon, Guingamp Position: Midfielder No 16 Name: Scott Sinclair Nationality: English Date of Birth: 25/03/1989 Height: 5' 9" (175cm) Weight: 10st 1lbs (64.01kg) Previous Clubs: QPR (loan), Bristol Rovers, Plymouth (loan) No 17 Name: Jose Bosingwa Nationality: Portuguese Date of Birth: 24/08/1982 Height: 6' 0" (183cm) Weight: 11st 11lbs (75.0kg) Previous Clubs: Porto, Boavista Position: Defender No 18 Name: Wayne Bridge Nationality: English Date of Birth: 05/08/1980 Height: 5' 10" (179cm) Weight: 12st 11lbs (81.0kg) Previous Clubs: Southampton, Fulham (loan) Position: Defender No 19 Name: Paulo Ferreira Nationality: Portuguese Date of Birth: 18/01/1979 Height: 6' 0" (182cm) Weight: 12st 0lbs (76.0kg) Previous Clubs: Porto Position: Defender No 20 Name: Deco Nationality: Portuguese Date of Birth: 27/08/1977 Height: 5' 9" (174cm) Weight: 11st 7lbs (73.0kg) Previous Clubs Barcelona, Porto Position: Midfielder No 21 Name: Salomon Kalou Nationality: Ivory Coast Date of Birth: 05/08/1985 Height: 6' 0" (184cm) Weight: 12st 2lbs (77.0kg) Previous Clubs: Feyenoord Position: Striker No 23 Name: Carlo Cudicini Nationality: Italian Date of Birth: 06/09/1973 Height: 6' 1" (185cm) Weight: 12st 8lbs (80.0kg) Previous Clubs: AC Milan, Lazio Position: Goalkeeper No 26 Name: John Terry Nationality: English Date of Birth: 07/12/1980 Height: 6' 1" (186cm) Weight: 14st 5lbs (91.0kg) Previous Clubs: Nottm Forest (loan) Position: Defender No 30 Name: Rhys Taylor Nationality: Welsh Position: Goalkeeper No 33 Name: Alex Nationality: Brazilian Date of Birth: 17/06/1982 Height: 6' 2" (188cm) Weight: 14st 7lbs (92.0kg) Previous Clubs: PSV Position: Defender No 35 Name: Juliano Belletti Nationality: Brazilian Date of Birth: 20/06/1976 Height: 5' 10" (179cm) Weight: 11st 9lbs (74.0kg) Previous Clubs: Barcelona, Villarreal Position: Defender No 39 Name: Nicolas Anelka Nationality: French Date of Birth: 14/03/1979 Height: 6' 1" (185cm) Weight: 12st 2lbs (77.0kg) Previous Clubs: Real Madrid, PSG, Fenerbahce, Manchester City, Liverpool (loan), Bolton, Arsenal Position: Striker No 40 Name: Henrique Hilario Nationality: Portuguese Date of Birth: 21/10/1975 Height: 6' 2" (188cm) Weight: 13st 8lbs (86.0kg) Position: Goalkeeper |
||||||||||||||
|
|
RonJovi
()
|
|
||||||||||||
|
In reply to this post
by RonJovi
Chelsea dibentuk pada 14 Maret 1905 di pub Rising Sun (sekarang bernama The Butcher’s Hook) dan tidak beberapa kemudian langsung bergabung dengan Football League. Tahun-tahun pertama dilalui tanpa ada prestasi yang benar-benar menonjol, hanya pada tahun 1915 mereka bisa mencapai final piala FA namun kalah dari Sheffield United. Chelsea mulai mendapatkan perhatian publik tatkala mereka mulai mendatangkan beberapa pemain terkenal, tetapi walaupun demikian prestasi mereka belumlah datang juga.
Mantan striker tim nasional Inggris, Ted Drake, kemudian menjadi manajer pada tahun 1952. Ia benar-benar merombak dan memodernisasi klub London itu, seperti memajukan sistem pembinaan pemain muda, membangun tim utama yang tangguh bahkan mengganti logo klub lama yang berlambang ‘Chelsea Pensioner’ (gambar pensiunan tentara Chelsea). Prestasi klub pun mulai nampak, Chelsea menjuarai liga Inggris pada musim 1954-1955. Saat itu federasi sepakbola eropa (UEFA) sudah mulai merencanakan untuk menggelar sebuah kompetisi klub Eropa bernama ‘European Champions Cup’, namun pihak Inggris khususnya FA dan Football League menolak berpartisipasi, ini membuat Chelsea harus mundur sebelum mulainya kompetisi antar klub Eropa tersebut. Era 60an Dekade tahun 60-an adalah tahun-tahun dimana talenta pemain-pemain muda Chelsea berkembang dibawah pelatih Tommy Docherty. Mereka termasuk kurang beruntung di saat-saat akhir tiap kompetisi dan turnamen yang diikutinya. Pada musim 1964-1965 mereka hampir saja menyabet gelar treble yaitu di liga Inggris, piala FA dan piala Liga, namun semuanya berujung hanya gelar juara piala Liga. Tahun 1967 mereka juga gagal di final piala FA. Baru pada tahun 1970 mereka berhasil menjuarai piala FA dengan menundukkan Leeds United di final 2-1. Tahun berikutnya mereka pun menyabet gelar Eropanya yang pertama, piala Winners, dengan mengalahkan Real Madrid di final. Dekade 70-80an Pada akhir dekade 70an sampai awal 1980 adalah tahun-tahun bergejolak Chelsea, kondisi keuangan klub tidak stabil dan mempengaruhi proyek peremajaan stadion Stamford Bridge. Pemain-pemain bintang dijual dan akhirnya berujung pada terdegradasinya Chelsea dari divisi utama. Masalah diperparah lagi oleh ulah pendukungnya yang suka membuat kerusuhan membuat awal dekade 1980an menjadi saat-saat suram klub. Ken Bates datang untuk membeli klub dengan harga nominal £1, pada saat itu stadion Stamford Bridge telah dijual ke sebuah developer properti dan Chelsea terancam tidak mempunyai ‘rumah’. Chelsea pun terdegradasi lagi sampai ke divisi 3, divisi yang terendah selama sejarahnya. Tahun 1983 dibawah manager John Neal, Chelsea berhasil menjuarai divisi 2 dan promosi ke divisi utama. 4 tahun di divisi utama, mereka terdegradasi lagi pada tahun 1988. Hanya semusim di divisi 2, mereka promosi lagi ke divisi utama setelah menjuarai divisi 2 tahun itu (1989). Dekade 90an sampai awal 2000an Tahun 1992, setelah melalui perjuangan berat, pemilik Chelsea Ken Bates (inset) berhasil mendapatkan kembali stadion Stamford Bridge dengan membuat perjanjian dengan pihak bank (saat itu pihak developer properti pemilik Stamford Bridge telah bangkrut). Prestasi Chelsea sendiri di divisi utama (sudah bernama Premier League) tidaklah istimewa, hanya di turnamen piala FA mereka berhasil masuk final pada tahun 1994. Setelah diangkatnya pemain legendaris Belanda, Ruud Gullit, menjadi pemain-manager, Chelsea barulah mulai mengangkat namanya kembali. Gullit mendatangkan pemain-pemain terkenal seperti Roberto Di Mateo,dan yang terutama adalah Gianfranco Zola, playmaker Italia yang jenius. Chelsea menjuarai piala FA tahun 1997 dan di liga pun mereka sudah menunjukkan diri sebagai klub papan atas di liga Inggris. Kemudian Gianluca Vialli menggantikan Gullit dan membawa Chelsea menjuarai piala liga, piala Winners tahun 1988 serta piala FA tahun 2000. Vialli juga membawa Chelsea sampai ke perempat final Liga Champions Eropa tahun 2000. Claudio Ranieri kemudian menggantikan rekan senegaranya, Vialli, sebagai manager Chelsea dan membawa Chelsea ke final piala FA tahun 2002 Pada Juni 2003, Ken Bates menjual Chelsea kepada seorang biliuner Rusia bernama Roman Abramovich seharga 140 juta pounsterling. Itu adalah rekor penjualan klub Ingrris termahal sepanjang sejarah saat itu. Karena Abramovich pula media Inggris kemudian menjuluki klub sebagai ‘Chelski’, kata yang langsung menjadi populer di publik. Abramovich langsung bergerak cepat dengan ‘membajak’ general manager Manchester United, Peter Kenyon, ke Chelsea. Kenyon adalah salah satu faktor kesuksesan Manchester United menjadi klub terkaya di dunia dan di Chelsea ia menempati posisi sebagai tangan kanan Abramovich untuk mengelola klub. Dana pun digelontorkan besar-besaran, tidak kurang dari 100 juta poundsterling dikeluarkan hanya untuk membeli pemain bintang. Tetapi Ranieri tetap tidak membawakan prestasi ke Chelsea pada musim pertama Abramovich. Setelah melihat bahwa Ranieri sulit membawa Chelsea sesuai ambisi Abramovich yang besar, manager Italia tersebut kemudian dipecat dan didatangkanlah Jose Mourinho dari klub juara eropa, FC Porto. Pilihan Kenyon tidaklah salah, Jose Mourinho adalah sosok seorang manager yang sangat taktis dan bertangan dingin. Di musim pertamanya Mourinho langsung membawa Chelsea menjadi juara liga Inggris dan piala Liga. Walaupun dengan dukungan dana yang begitu kuat, seorang manager tetaplah sulit sekali bisa membawa klubnya untuk menjuarai liga Inggris yang ketat di musim pertamanya. Musim itu begitu sensasional bagi Mourinho dan Chelsea, apalagi tahun 2005 adalah genap 100 tahun umur Chelsea. Klub London itu juga menjadi klub yang memenangi partai terbanyak dan paling sedikit kebobolan. Pada tahun tersebut Chelsea juga masuk semi final Liga Champions. Tahun berikutnya, 2006, Chelsea kembali menjadi juara liga, klub London pertama setelah Arsenal 1933-1934 yang bisa menjuarai liga Inggris 2 tahun berturut-turut. Tahun 2007 Chelsea menjuarai piala FA dan piala Liga namun hanya menjadi runner-up liga dibawah Manchester United. Mulailah adanya isu pertengkaran Mourinho dan Abramovich yang memuncak di September 2007 dimana Mourinho meletakkan jabatannya sebagai manager. Direktur sepakbola Chelsea asal Israel, Avram Grant, kemudian menggantikannya. Grant membawa Chelsea sebagai runner-up liga, runner-up piala Liga dan runner-up Liga Champions eropa (kalah adu penalti melawan Manchester United). Tidaklah terlalu buruk sesungguhnya, namun bagi Abramovich yang mempunyai ambisi segunung itu tidaklah cukup sehingga Grant dipecat dan digantikan oleh pelatih Brazil, Luis Felipe Scolari, yang akrab dipanggil Felipao sebagai manager Chelsea yang baru sejak 1 Juli 2008. |
||||||||||||||
|
|
RonJovi
()
|
|
||||||||||||
|
DATA KLUB
Nama Lengkap Chelsea Football Club Julukan The Blues, The Pensioners Tahun Didirikan 1905 Kota London Stadion & Kapasitas Stamfor Bridge, 41.841 penonton Alamat Klub Chelsea Football Club, Stamford Bridge, London, SW6 1HS. Situs Resmi www.chelseafc.com Pemilik Roman Abramovich (Rusia) Chairman Bruce Buck (USA) Manager Luis Felipe Scolari (Brazil) PRESTASI DOMESTIK LIGA PREMIER JUARA 1955, 2005, 2006 Runner-Up 2004, 2007, 2008 JUARA PIALA FA 1970 vs Leeds United 2-1 replay 1997 vs Middlesbrough 2-0 2000 vs Aston Villa 1-0 2007 vs Manchester United 1-0 JUARA PIALA LIGA 1965 vs Leicester City 3-2 agregat 1998 vs Middlesbrough 2-0 2005 vs Liverpool 3-2 2007 vs Arsenal 2-1 PIALA CHAMPIONS 2008 Runner Up vs Manchester United (Inggris) 5-6 adu penalti PIALA WINNERS 1971 Juara vs Real Madrid (Spanyol) 2-1 replay PIALA SUPER EROPA 1998 Juara vs Real Madrid (Spanyol) 1-0 |
||||||||||||||
|
|
RonJovi
()
|
|
||||||||||||
|
In reply to this post
by RonJovi
Sepanjang masa (dari tahun ke tahun)
1900-an: William 'Fatty' Foulke, George 'Gatling Gun' Hilsdon, Robert McRoberts, John Tait Robertson, Ben Warren 1910-an: Jack Harrow, Nils Middelboe, Robert Whittingham 1920-an: Ben Howard Baker, Jack Cock, Tommy Law, Tommy Meehan, GR Mills, Jack Townrow, Bob Turnbull, Andrew Wilson 1930-an: Hughie Gallacher, Sam Weaver, Vic Woodley, George Mills 1940-an: John Harris, Tommy Lawton, Willi Steffen 1950-an: Ken Armstrong,Roy Bentley, Jimmy Greaves 1960-an: Frank Blunstone, Peter Bonetti, Eddie McCreadie, Ken Shellito, Bobby Tambling, Terry Venables 1970-an: Charlie Cooke, Ron Harris, John Hollins, Alan Hudson, Ian Hutchinson, Peter Osgood, Ray Wilkins 1980-an: Paul Canoville, Kerry Dixon, Pat Nevin, Nigel Spackman, David Speedie, Clive Walker 1990-an: Steve Clarke, Roberto Di Matteo, Ruud Gullit, Glenn Hoddle, Mark Hughes, Frank Leboeuf, Graeme Le Saux, Dan Petrescu, Gianluca Vialli, George Weah, Dennis Wise, Ed de Goey, Dimitri Kharine, Tore André Flo, Gianfranco Zola 2000-an: Marcel Desailly, Eiður Smári Guðjonsen, Jimmy Floyd Hasselbaink, John Terry, Frank Lampard, Carlo Cudicini, Damien Duff, Arjen Robben, Didier Drogba, Petr Čech, Paulo Ferreira, Michael Ballack, Andriy Shevcenko,Deco |
||||||||||||||
|
|
RonJovi
()
|
|
||||||||||||
|
In reply to this post
by RonJovi
Tahun Pemenang
1967 Peter Bonetti 1968 Charlie Cooke 1969 David Webb 1970 John Hollins 1971 John Hollins 1972 David Webb 1973 Peter Osgood 1974 Gary Locke 1975 Charlie Cooke 1976 Ray Wilkins 1977 Ray Wilkins 1978 Micky Droy 1979 Tommy Langley 1980 Clive Walker 1981 Petar Borota 1982 Mike Fillery 1983 Joey Jones 1984 Pat Nevin 1985 David Speedie 1986 Eddie Niedzwiecki 1987 Pat Nevin 1988 Tony Dorigo 1989 Graham Roberts 1990 Ken Monkou 1991 Andy Townsend 1992 Paul Elliott 1993 Frank Sinclair 1994 Steve Clarke 1995 Erland Johnsen 1996 Ruud Gullit 1997 Mark Hughes 1998 Dennis Wise 1999 Gianfranco Zola 2000 Dennis Wise 2001 John Terry 2002 Carlo Cudicini 2003 Gianfranco Zola 2004 Frank Lampard 2005 Frank Lampard 2006 John Terry 2007 Michael Essien |
||||||||||||||
|
|
RonJovi
()
|
|
||||||||||||
|
Nicolas Anelka hingga tanggal 11 November 2008 memimpin poin tertinggi pada Actim Index untuk kategori secara keseluruhan atas sejumlah pemain di Liga Utama Inggris . Anelka meraih poin 289 unggul atas rekan setimnya Frank Lampard yang berada di urutan kedua yang meraih poin 275. Striker Liverpool, Dirk Kuyt menempati posisi ke-3 dengan poin 226.
Untuk posisi kiper, actim index tertinggi dipegang oleh kiper Liverpool, Pepe Reina, Sementara Cech berada pada urutan kedua. Kemudian disusul oleh Almunia, Friedel, dan Myhill kiper Hull. Untuk kategori Defender dipimpin oleh Jose Bosingwa yang juga menempati posisi 6 secara keseluruhan. Kapten Terry berada pada urutan ke-5 di bawah Abeloa, Turner, dan Caragher. Sementara posisi gelandang, Lampard berada di atas membawahi Geovanni, Denilson, Barry dan Ireland. Untuk diketahui, The Actim Index adalah sistem pemberian rating atau nilai pada pemain di Premier League yang diperkenalkan sejak musim 2004/05. Statistik rating ini dilakukan oleh Universitas Salford berkerja sama dengan PA Sport. Sejak musim 2006/07, the Actim Index telah menambhkan faktor assist dan clean sheets ke dalam sistem ratingnya. Sumber: http://actimindex.wordpress.com |
||||||||||||||
| Free Embeddable Forum Powered by Nabble | Help |