Kawat di dalam tubuh
Hasil Rontgen, Puluhan Kawat Masih Bersarang

UPAYA pengobatan, mulai dari medis, alternatif, hingga mendatangi orang pintar sudah dilakukan Noorsyaidah untuk menyembuhkan penyakit yang dideritanya, tapi saja kawat-kawat berduri yang tumbuh disekitar perut hingga bagian dadanya itu tak hilang.
NOORSYAIDAH bahkan telah melakukan pengobatan ke luar Kalimantan, tepatnya di sebuah rumah sakit terkenal di Surabaya, Jawa Timur. Namun nasib baik tetap tidak berpihak kepada perempuan berusia 40 tahun ini, karena setelah kawat dicabut dari tubuhnya, beberapa hari kemudian bermunculan lagi.
Noor bercerita, pernah suatu saat dia dan dibantu kakak kandungnya mencoba untuk mencabutnya sendiri, namun yang terjadi justru kawat tersebut masuk ke dalam tubuhnya, dan beberapa saat kemudian muncul kembali di bagian badannya yang lain.
Noorsyaidah memperlihatkan kawat di perutnya_TRIBUN KALTIMKakak kandung Noor, Hj Siti Robiah, menceritakan, penah juga menyaksikan langsung operasi yang dilakukan oleh empat dokter spesialis bedah terhadap adiknya itu. Para dokter tersebut bahkan terpaksa menggunakan magnet, agar kawat bisa ditemukan dalam tubuh Noor.
Bentuk kawat yang tumbuh di badan Noor memang tak jauh berbeda dengan jenis kawat lainnya, besarnya seperti peniti berukuran besar. Saat Tribun Kaltim memegang salah satu kawat yang sempat dikoleksi Noor, kawat tersebut seperti kawat biasa mudah berkarat dan sudah berwarna kecoklatan. Panjangnya pun bervariasi, mulai dari 10 cm hingga yang sekitar 20 cm, ada yang hanya satu sisi saja yang runcing dan lainnya kedua sisi runcing.
Dan menurut pengakuan Robiah, sejak diberitakan Tribun Kaltim, Senin (7/7) kemarin, rupanya banyak orang maupun lembaga tertentu yang berdatangan ke rumahnya di Jl Merdeka III, Samarinda Ilir. Baik yang berkepentingan untuk membantu maupun hanya melihat penyakit aneh yang diderita Noor