Suhu udara di berbagai kota di Indonesia terutama di Jawa dan Nusa Tenggara di bulan Oktober ini mencapai suhu tertinggi.
Seperti yang terjadi pada kondisi cuaca di kota Surabaya yang panas luar biasa. Dari data BMG Juanda, suhu udara maksimum kota Surabaya terjadi pada jam 15.00 yang menembus angka 37 derajat celcius. Suhu panas ini juga dapat dirasakan pada sore hari yang masih berkisar di angka 29-31 derajat celsius. Beda dari hari biasanya yang maksimal di malam hari hanya 27 derajat celcius.
Penyebab suhu udara panas adalah posisi matahari yang bergerak dari garis katulistiwa menuju posisi 7 derajat lintang selatan. Suhu tertinggi ini mulai terjadi pada tanggal 20-an Oktober, suhu udara di Surabaya akan mencapai suhu maksimum untuk tahun 2008.
Pergerakan matahari tepat di atas Surabaya mengakibatkan kadar kelembaban makin rendah, sekitar 45 persen. Akibatnya udara di Surabaya tak hanya panas tetapi juga kering. Diperkirakan suhu kembali normal awal November atau saat matahari mulai bergerak ke selatan.
Begitu pula yang terjadi di Jakarta, suhu udara yang panas dan kering, menyebabkan hawa pengap sangat dirasakan.
Di Bekasi telah dilaporkan bahwa pasien penyakit ISPA meningkat karena suhu panas yang kering menyebabkan terjadinya debu yang sangat banyak.
Kalo sudah begini rasanya pengennya suhu AC harus di stel di angka 16 agar suhu sejuknya AC bisa dirasakan. Padahal normalnya angka 18-20 sudah cukup buat kita sejuk.
Solusi lainnya sih, buka kulkas masukin kepala kita.....hhmmm..adem...